Judul: Jihād, Radikalisme, dan Terorisme dalam Fikih
Penulis: H. Ahmad Rifa’i, S.H., M.A.
Editor: Muhammad Soleh, S.Ag, M.A, C.Ed
Penerbit: CV. Affinity Publisher
Tebal: x + 287 halaman
Cetakan: Pertama, Mei 2026.
Naskah buku Jihād, Radikalisme, dan Terorisme dalam Fikih karya H. Ahmad Rifa’i, S.H., M.A. hadir sebagai kontribusi penting dalam memperkaya khazanah literasi keislaman kontemporer, khususnya dalam pembahasan jihād, radikalisme, dan terorisme dalam perspektif fikih Islam. Buku ini diterbitkan oleh Affinity Publisher yang dikenal konsisten menerbitkan buku-buku karya ilmiah Islami, akademik, dan referensi pendidikan Islam, sehingga kehadiran naskah ini semakin memperkuat komitmen penerbit dalam menghadirkan literatur Islam yang moderat, argumentatif, dan berbasis tradisi keilmuan.
Secara substansi, buku ini berusaha meluruskan pemahaman sempit mengenai jihād yang sering diidentikkan semata-mata dengan perang dan kekerasan. Penulis menunjukkan bahwa dalam tradisi fikih Islam, konsep jihād memiliki makna yang jauh lebih luas, mencakup perjuangan intelektual, sosial, pendidikan, dan kemaslahatan umat. Pendekatan ini menjadi penting di tengah berkembangnya stigma negatif terhadap istilah jihād yang kerap dikaitkan dengan tindakan radikalisme dan terorisme.
Keunggulan utama buku ini terletak pada kajian komparatif terhadap dua kitab fikih besar, yakni Badā’i‘ al-Ṣanā’i‘ fī Tartīb al-Sharā’i‘ karya Imam al-Kāsānī dari mazhab Hanafi dan Fatḥ al-Mu‘īn karya Imam Zain al-Dīn al-Malībārī dari mazhab Syafi’i. Penulis tidak hanya memaparkan isi kedua kitab tersebut, tetapi juga menelusuri konteks sejarah sosial yang memengaruhi lahirnya pemikiran para ulama tersebut. Dengan demikian, pembahasan dalam buku ini menjadi lebih mendalam, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan modern.
Struktur penulisan buku tersusun sistematis, dimulai dari pembahasan konseptual jihād dalam empat mazhab, sejarah sosial radikalisme dan terorisme, kajian kitab-kitab fikih klasik, hingga relevansi jihād dalam konteks global dan nasional. Penyajian materi dilakukan secara argumentatif dengan dukungan referensi klasik dan modern yang cukup luas, sehingga memberikan nilai akademik yang kuat bagi pembaca dari kalangan mahasiswa, santri, akademisi, maupun masyarakat umum.
Dari sisi editorial, naskah ini ditangani oleh Muhammad Soleh, S.Ag., M.A. selaku editor, sehingga alur pembahasan terlihat lebih rapi, ilmiah, dan mudah diikuti. Kehadiran editor dengan latar belakang akademik keislaman turut memperkuat kualitas penyuntingan dan konsistensi isi buku.
Selain bernilai akademik, buku ini juga memiliki relevansi sosial yang tinggi. Penulis berupaya menghadirkan wajah Islam yang damai, moderat, dan berkeadaban melalui pendekatan fikih yang argumentatif. Buku ini dapat menjadi salah satu referensi penting dalam penguatan moderasi beragama serta pengembangan literasi keislaman yang lebih inklusif di Indonesia.
Secara keseluruhan, Jihād, Radikalisme, dan Terorisme dalam Fikih merupakan naskah yang layak diterbitkan dan diapresiasi sebagai karya ilmiah keislaman yang serius, aktual, dan memiliki kontribusi nyata bagi pengembangan wacana Islam kontemporer. Buku ini tidak hanya memperkaya kajian fikih, tetapi juga membuka ruang dialog yang lebih bijak dalam memahami hubungan antara agama, sosial, dan kemanusiaan.





