Musisi Ferry Curtis Gandeng IKAPI Jabar Kampanyekan Literasi Lewat Musik dan Buku

fc ikapi jabar

BANDUNG — Pengurus Daerah Ikatan Penerbit Indonesia (PD-IKAPI) Jawa Barat menggandeng musisi balada Ferry Curtis dalam sebuah kolaborasi strategis untuk memperkuat gerakan literasi dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap buku. Kerja sama ini mengusung pendekatan kreatif dengan memadukan kekuatan musik, dunia penerbitan, dan kampanye membaca agar lebih dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda.

Ketua PD-IKAPI Jawa Barat, Dr. Abdul Raup, M.Pd., mengatakan pendekatan literasi perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, musik memiliki kekuatan emosional yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas dibandingkan pendekatan konvensional.

“Kami ingin menghadirkan wajah baru gerakan literasi. Musik memiliki kemampuan menyentuh emosi, membangun kedekatan, sekaligus mengantarkan pesan-pesan penting secara lebih mudah diterima masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap budaya membaca dapat tumbuh menjadi bagian dari gaya hidup,” ujar Abdul Raup di Bandung, Jumat (31/7/2026).

Ia menambahkan, PD-IKAPI Jawa Barat menempatkan Ferry Curtis sebagai figur sentral dalam kampanye literasi yang berkelanjutan.

“Goal setting kita adalah menjadikan top of mind bahwa Ferry Curtis adalah IKAPI Jabar dan IKAPI Jabar adalah Ferry Curtis. Kami ingin membangun asosiasi yang kuat antara gerakan literasi, dunia penerbitan, dan sosok Ferry Curtis sehingga pesan yang kami bawa lebih mudah dikenal dan diingat masyarakat,” katanya.

Musik sebagai Jembatan Literasi

PD-IKAPI Jawa Barat menilai kampanye membaca perlu dikemas melalui medium yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Ferry Curtis dipilih karena selama bertahun-tahun dikenal konsisten menghadirkan karya-karya yang mengangkat tema pendidikan, kemanusiaan, lingkungan, dan literasi.

Melalui kolaborasi tersebut, sejumlah program akan dijalankan secara bertahap, antara lain musikalisasi buku, safari literasi di sekolah, kampus, komunitas, dan ruang publik, serta kampanye digital melalui berbagai platform media sosial.

Selain itu, kedua pihak juga akan mengembangkan berbagai konten kreatif yang menghubungkan buku dengan musik, sehingga pesan yang terkandung dalam sebuah buku dapat menjangkau audiens yang lebih luas.

Luncurkan Program Ferry Curtis Book Pick

Sebagai langkah awal kolaborasi, PD-IKAPI Jawa Barat bersama Ferry Curtis meluncurkan program “Ferry Curtis Book Pick”, sebuah program kurasi dan resensi buku yang memberikan rekomendasi terhadap buku-buku pilihan karya penerbit anggota IKAPI.

fc book pick

Melalui program tersebut, Ferry Curtis akan membaca, mengulas, dan merekomendasikan buku-buku yang dinilai memiliki kualitas, gagasan, dan nilai inspiratif bagi masyarakat. Buku-buku terpilih selanjutnya akan dipromosikan melalui berbagai kanal digital sehingga memiliki jangkauan pembaca yang lebih luas. Panduan Ferry Curtis Book Pick dapat diunduh di https://drive.google.com/file/d/19ZVlrvG8-ljFUvjuSNuIokv5fJ7t6mCx/view?usp=sharing

Program ini dirancang bukan hanya sebagai kegiatan resensi buku, tetapi juga sebagai upaya mempertemukan buku-buku berkualitas dengan pembaca yang tepat, sekaligus memperkuat ekosistem industri perbukuan nasional. Konsep tersebut sejalan dengan visi program Ferry Curtis Book Pick sebagai gerakan untuk membantu lebih banyak buku Indonesia ditemukan, dibicarakan, dibeli, dibaca, dan dicintai masyarakat.

Sinergi Seniman dan Penerbit

Ferry Curtis menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, buku dan musik merupakan dua medium yang saling melengkapi dalam membangun peradaban.

“Lagu sering lahir dari cerita, sementara buku menyimpan begitu banyak cerita yang layak disampaikan kepada lebih banyak orang. Saya berharap kolaborasi ini dapat menjadi jembatan yang mempertemukan pembaca baru dengan buku-buku terbaik karya penerbit Indonesia,” ujarnya.

Melalui sinergi ini, PD-IKAPI Jawa Barat berharap gerakan literasi tidak hanya berhenti pada peningkatan minat baca, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekosistem perbukuan yang lebih sehat, memperluas apresiasi terhadap karya penulis dan penerbit, serta memperkuat posisi buku sebagai sumber pengetahuan, inspirasi, dan transformasi sosial di tengah masyarakat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top